Pelacakan rute / MTR
Lihat hop dengan IP numerik. Mode MTR menambah ringkasan loss/latency.
Hasil
Hop dengan IP numerik; MTR menampilkan loss/latency.
Tentang
Traceroute / MTR menampilkan jalur paket ke sebuah host sehingga kamu tahu di hop mana latency atau filter mulai muncul. Traceroute klasik mencantumkan hop dengan IP dan RTT; MTR (jika tersedia) menambahkan loss dan rata-rata agar terlihat seperti laporan live tanpa perlu terminal. Atur max hops dan probe agar tetap singkat namun cukup untuk menunjukkan perubahan routing.
Gunakan traceroute untuk menjawab: trafik masih di ISP sendiri atau keluar via VPN/peer? Di mana CDN edge menyerahkan trafik ke transit? Hop mana yang mulai menampilkan packet loss saat insiden? Karena hasil numerik, kamu cepat mengenali hop privat, CGNAT, atau jaringan data center. Jika mtr tidak terpasang, alat otomatis fallback ke traceroute dan menandai respons.
Loss di MTR perlu dibaca hati-hati: loss di hop awal yang hilang di hop berikutnya sering berarti ICMP diprioritaskan rendah, bukan loss nyata ke tujuan. Kombinasikan dengan ping/HTTP untuk melihat apakah hop terakhir sehat. Max hop (hingga 30) menjaga jejak tidak kelewat panjang namun tetap menangkap masalah middle-mile.
Output bisa disalin sebagai JSON atau teks mentah untuk tiket, postmortem, atau permintaan routing. Proteksi SSRF memblokir target privat/reserved, sehingga jejak aman namun tetap berguna bagi tim SRE/NetOps dan support.
Gunakan bersama ping/HTTP saat troubleshooting: jika latency naik di hop tertentu, catat ASN/IP tersebut di tiket. Jika mtr tidak ada, simpan raw traceroute dan ulangi dari jaringan lain untuk memastikan masalah bukan lokal. Semua hasil dapat ditempel langsung ke dokumen insiden.
Traceroute / MTR dibuat supaya kamu bisa selesai cepat: pilih input, atur opsi yang diperlukan, lalu salin atau unduh hasilnya. Default kami biasanya aman untuk kebanyakan kasus, dan kamu bisa menyesuaikan detail hanya jika perlu.
Kalau kamu memakainya untuk pekerjaan, lakukan pengecekan kecil dulu. Uji dengan satu contoh, lihat preview, ukuran file, format, dan kompatibilitas. Setelah yakin, baru jalankan proses untuk semua data atau file.
Kualitas dan kompatibilitas sering saling tarik-menarik. Untuk kompatibilitas maksimum, pilih format yang umum. Untuk ukuran lebih kecil dan loading cepat, pilih format modern dan kompresi yang tepat—tapi simpan file asli agar bisa ekspor ulang tanpa menumpuk penurunan kualitas.
Privasi itu penting. Beberapa tool berjalan sepenuhnya di browser, sementara yang lain butuh pemrosesan server (misalnya konversi berat). Jika harus upload, hindari file sensitif dan jangan masukkan rahasia seperti token atau password. Selalu periksa hasil akhir sebelum dibagikan.
Tips troubleshooting: kalau output terasa salah, ubah satu pengaturan setiap kali dan pastikan input kamu benar (profil warna, transparansi, encoding, delimiter, atau line ending). Banyak masalah berasal dari variasi input yang tidak terduga.
Di ponsel, pakai input yang lebih pendek dan file yang lebih kecil, serta gunakan Wi‑Fi untuk upload besar. Di desktop, workflow batch biasanya lebih cepat dan lebih mudah diverifikasi.
Workflow praktisnya seperti ini: (1) mulai dari sumber berkualitas terbaik, (2) jalankan tes cepat dengan default, (3) jika perlu ubah satu parameter per langkah, dan (4) cek hasilnya di tempat yang benar-benar dipakai (website, aplikasi, email, cetak, atau pemutar media). Cara ini membuat hasil lebih konsisten dan mudah dianalisis.
Jika kamu sering mengulang tugas yang sama, konsistensi lebih penting daripada optimasi kecil. Gunakan pola nama file yang stabil (format, ukuran, tanggal), simpan satu “contoh acuan” untuk pembanding, dan biasakan setting yang kamu suka. Untuk banyak file, proses dalam batch kecil supaya masalah terlihat lebih cepat.
FAQ
›Bedanya traceroute dan MTR?
›Apa arti tanda bintang?
›Kenapa MTR tidak tersedia?
›Loss di hop awal selalu masalah?
›Berapa hop yang bisa dilacak?
›Bisa ekspor hasil?
Alat Terkait
- Ping Test/tools/network/ping
- Cek Port/tools/network/port-check
- Cek WHOIS / RDAP/tools/network/whois
- Lookup ASN/tools/network/asn
- HTTP Headers/tools/network/headers